```html
Dokumentasi Instalasi & Konfigurasi Framework Laravel 12.
Laravel dikenal secara luas sebagai salah satu kerangka kerja atau framework bahasa pemrograman PHP yang paling diminati untuk membangun berbagai aplikasi berbasis web. Dengan menerapkan pola arsitektur Model-View-Controller atau MVC, framework ini memfasilitasi proses penulisan kode yang lebih sistematis, terorganisir, dan mudah untuk dipelihara. Modul praktikum ini dirancang sebagai pengantar bagi mahasiswa untuk mengenali dasar-dasar Laravel, mencakup identifikasi perangkat lunak pendukung yang diwajibkan, pemahaman susunan direktori dasar dari sebuah proyek, serta pengenalan konsep MVC yang menjadi pilar fundamental dalam perancangan sistem. Rangkaian pembelajaran ini menjadi fondasi krusial sebelum praktikan melangkah pada tahapan pembuatan sistem web yang lebih rumit pada sesi berikutnya.
Praktikum ini bertujuan untuk menyiapkan lingkungan pengembangan Laravel hingga project berhasil dijalankan.
Install Tools : PHP, Composer, Git, Node.js, XAMPP/Laragon, dan Visual Studio Code.
1. Pengecekan Seluruh Requirement Laravel
- Memastikan PHP minimal versi 8.2 untuk menjalankan Laravel 12.
- Composer digunakan sebagai dependency manager PHP.
- Git digunakan untuk version control dan integrasi GitHub.
- Node.js digunakan untuk menjalankan environment JavaScript.
2. Instalasi Laravel Installer Global
Install Laravel Installer menggunakan Composer.
composer global require laravel/installer
3. Membuat Project Laravel
Membuat project Laravel menggunakan command berikut:
laravel new nama_project
atau
composer create-project laravel/laravel nama_project
4. Menjalankan Laravel
php artisan serve
5. Hasil Menjalankan Project Laravel
Praktikum berhasil menunjukkan proses instalasi dan konfigurasi Laravel dengan baik. Dengan environment yang sudah lengkap, Laravel dapat digunakan untuk membangun aplikasi web modern berbasis PHP.